FAKULTAS KEDOKTERAN UNIVERSITAS GAJAH MADA
JOGJAKARTA
Fakultas Kedokteran
( PSIK DIBAWAH FK )
Universitas Gadjah Mada Dekan: Prof. Dr. dr. Hardyanto Soebono, Sp.K(K)
Wakil Dekan Bidang Akademik dan Kemahasiswaan
dr. Iwan Dwiprahasto, M.Med.Sc., Ph.D
Wakil Dekan Bidang Administrasi, Keuangan dan Sumber Daya Manusia
Prof. dr. Suhardjo, S.U., Sp.M(K)
Wakil Dekan Bidang Riset, Pengembangan dan Pascasarjana
Prof. dr. Sofia Mubarika Harjana, M.Med.Sc., Ph.D.
Program Studi Ilmu Keperawatan (PSIK) merupakan Program Pendidikan Akademik Profesional yang berorientasi pada: "Community Oriented Nursing Education" dan menerapkan kemaj uan IPTEKDOK yang relevan dengan kebutuhan saat ini. PSIK terdiri dari jalur A (reguler) dan Jalur B (swadaya) dengan salah satu tujuan pendidikan menghasilkan Ners yang diupayakan agar lulusan sepenuhnya dapat melakukan usaha penanganan masalah kesehatan dengan pendekatan pelayanan kesehatan professional (Professional Health Care), baik di pelayanan kesehatan Rumah Sakit, di Masyarakat maupun di Institusi Pendidikan dan berkemampuan manajerial di bidang keperawatan yang handal, berstandart, etis, humanis berbudaya.
Sejak berdirinya tahun 1998, PSIK FK UGM sudah menerapkan inovasi pendidikan dalam proses pembelajarannya yaitu dengan menerapkan metode Problem Base Learning (PBL) dan metode Konvensional. Direncanakan pada tahun 2005 PSIK FK UGM sudah menerapkan PBL penuh.
Tujuan Pendidikan PSIK FK UGM
Program Studi Ilmu Keperawatan FK UGM bertujuan menghasilkan lulusan yang memiliki kualifikasi pengetahuan, ketrampilan dan sikap untuk:
- Melakukan tugas profess keperawatan dalam sistem pelayanan kesehatan sesuai dengan kebijakan pemerintah, yang mencakup:
- Mengenal, merumuskan dan menyusun prioritas masalah kesehatan masyarakat, khususnya keperawatan sekarang dan yang akan datang, serta berusaha dan bekerja untuk menyelesaikan masalah~masalah tersebut melalui perencanaan, implementasi dan evaluasi program-program yang bersifat promotif, present, kuratif dan rehabilitatif
- Mampu bekerjasama secara efektif dan efisien dalam satu rim kesehatan
- Mampu mengelola pelayanan kesehatan terutama keperawatan untuk masyarakat yang handal, berstandart, etis, humanis berbudaya.
- Mampu bekerja selaku unsur pimpinan dalam suatu rim keschatan
- Mendidik dan mengikutsertakan masyarakat dalam upaya meningkatkan derajat kesehatan masyarakat.
- Meningkatkan dan mengembangkan diri dalam bidang keperawatan sesuai dengan asas belajar seumur hidup
- Mengevaluasi kegiatan profess keperawatan secara berkala, menyadari keperluan untuk menambah pendidikannya, memiliki sumber-sumber pendidikan yang selaras dan mengevaluasi kemajuan yang telah dicapai secara kritis.
| Program Studi Ilmu Keperawatan | | | |
| Written by Administrator | |
| Thursday, 28 June 2007 | |
| Kesehatan adalah salah satu kebutuhan dasar manusia yang menunjukkan segi kualitas hidup manusia. Derajat kesehatan yang merupakan keseimbangan dinamis dipengaruhi oleh empat faktor penentu utama, yaitu faktor bawaan, perilaku manusia, lingkungan dan pelayanan kesehatan dalam tatanan dan lingkup sosial, ekonomi dan budaya bangsa. Perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi pada masa menjelang abad ke-21 sangat pesat dan berpengaruh pada berbagai segi kehidupan manusia termasuk kesehatan. Pendekatan dan penyelesaian masalah kesehatan individu, keluarga, dan masyarakat mengalami perubahan yang sangat mendasar baik dalam sifat maupun kualitasnya. Sesuai dengan paradigma keperawatan, profesi ini memandang fenomena yang ada dengan mempertimbangkan keterkaitan yang timbal balik antara komponen-komponen keperawatan, manusia, lingkungan/masyarakat dan kesehatan. Dalam menghadapi perkembangan saat ini dan akan datang diperkirakan masalah utama dalam bidang kesehatan baik nasional maupun global yang akan dihadapi adalah masalah kualitas kesehatan masyarakat disamping masalah kesehatan yang bersifat individual. Pendekatan dan penyelesaiannya menuntut digunakannya cara-cara maju baik dalam kerangka berpikir pendekatan, strategi penanganan, maupun pengendalian berbagai kegiatan yang akan dilaksanakan. Sifat penanganan masalah kesehatan akan lebih baik berbentuk intersektoral dan menyeluruh, bukan semata-mata bersifat perorangan. Bentuk pelayanan kepada masyarakat yang semula menekankan pada pelayanan/asuhan medik akan bergeser kepada pelayanan kesehatan secara umum dimana pelayanan keperawatan merupakan salah satu bagiannya. Pergeseran demikian ini mempunyai implikasi yang luas baik pada pengembangan sistem kesehatan, maupun pada pengadaan tenaga kesehatan termasuk keperawatan. Sistem pendidikan keperawatan mengupayakan agar lulusan yang dihasilkan dapat sepenuhnya melaksanakan usaha penanganan masalah kesehatan masyarakat dengan pendekatan pelayanan kesehatan utama. Sejak berdirinya tahun 1998/1999, PSIK FK UGM sudah menerapkan inovasi pendidikan dalam proses pembelajarannya yaitu dengan menerapkan metode problem based learning (PBL) dan metode konvensional.
| |
| Program Studi Ilmu Keperawatan Visi Program Studi : Tahun 2010 Program Studi Ilmu Keperawatan FK UGM menjadi pusat pengembangan profesi Keperawatan di bidang pendidikan, penelitian, pelayanan masyarakat yang manusiawi dan berbudaya tinggi di tingkat nasional dan regional dengan standar internasional. Misi Program Studi :
Program Pendidikan Ilmu Keperawatan FK UGM memiliki jenjang dan jenis sebagai berikut :
Diperuntukkan bagi lulusan SMU atau sederajat melalui ujian Seleksi Penerimaan Mahasiswa Baru (SPMB), Ujian Masuk Universitas Gadjah Mada serta PBUD/PBUK dengan kriteria penerimaan lulus SMU atau sederajat, mempunyai ijazah SMU atau sederajat, berbadan sehat, bebas dari ketunaan, tidak buta warna, tidak pernah mengalami gangguan kejiwaan, serta lulus tes seleksi. Melalui ujian seleksi yang diselenggarakan secara khusus, dengan ketentuan sebagai berikut : Persyaratan Umum Persyaratan Khusus : Perumusan kompetensi diklasifikasikan berdasar pasal 2 dalam SK No. 045/U/202 yang menyebutkan bahwa kompetensi hasil didik suatu program studi terdiri atas kompetensi utama, kompetensi pendukung, dan kompetensi lainnya yang bersifat khusus dan gayut dengan kompetensi utama. Kompetensi yang diharapkan akan dicapai mahasiswa setelah menyelesaikan pendidikan Ners adalah sebagai berikut : Kompetensi utama :
Kompetensi pendukung : Mampu menerapkan manajemen dan teknologi informasi dalam pelayanan keperawatan (IT applied and management approach in nursing practice) Kompetensi lainnya yang bersifat khusus dan gayut dengan kompetensi utama: Mampu mengembangkan semangat kewirausahaan di bidang kesehatan sesuai dengan situasi dan budaya lokal. ( Health care enterpreunership according to local situation and local culture ) Model kurikulum berbasis kompetensi merupakan model kurikulum yang diterapkan PSIK FK UGM dalam proses pembelajarannya. Pendidikan berbasis kompetensi ini menekankan pada kemampuan yang harus dimiliki oleh lulusan suatu jenjang pendidikan, dalam hal ini disesuaikan pula dengan tujuan pendidikan nasional dan tujuan penyelenggaraan program studi mencakup komponen-komponen pengetahuan, ketrampilan, kecakapan, kemandirian, kreativitas, kesehatan, akhlak, ketakwaan dan kewarganegaraan. Kurikulum yang digunakan saat ini dikembangkan dari kurikulum inti pendidikan Ners dan muatan lokal. Kurikulum pembelajaran yang digunakan oleh Program A(regular) selama menempuh pendidikan Sarjana keperawatan (S. Kep) berjumlah 147 SKS, terdiri dari kurikulum inti/nasional 121 SKS (82%) dan kurikulum institusi/lokal 26 SKS (18%). Sedangkan bagi program B (swadaya) berjumlah 64 SKS, terdiri dari kurikulum inti/nasional 50 SKS (77%) dan kurikulum institusi / lokal 14 SKS (23%). Dalam menerapkan kurikulum, PSIK FK UGM menggunakan beberapa strategi pembelajaran diantaranya dengan penerapan metode Problem Based Learning (PBL), metode konvensional, praktek laboratorium, dan klinik dengan pembelajaran yang terintegrasi. Bagian Akademik Ilmu Keperawatan
PELANTIKAN Pada hari Kamis, 31 Januari 2008 bertempat di Gedung Kebudayaan Koesnadi Hardjasumantri UGM telah dilakukan proses pelantikan Ners Pogram Studi Ilmu Keperawatan Fakultas Kedokteran UGM, untuk periode pelantikan Januari 2008. Pelantikan Ners kali ini merupakan pelantikan yang ke 9 sejak berdirinya Program Studi Ilmu Keperawatan di Fakultas Kedokteran UGM. Ners baru yang dilantik sejumlah 104 orang yang terdiri dari 27 orang laki-laki dan 77 orang perempuan, sedangkan prosesi sumpah dilakukan oleh Dekan Fakultas Kedokteran UGM, dengan dihadiri ketua PPNI DIY, Pejabat Fakultas dan PSIK, dosen dan tamu undangan. Pada prosesi kali ini Ners baru yang mendapat IPK Gabungan (Akademik dan Profesi) kumulatif tertinggi diraih oleh Nurul Kholifah dengan IPK 3,65 dan Yeni Nur Sulistyowati dan Dewi Retno Pamungkas dengan IPK yang sama yaitu 3,64. | | | |
1 comment:
kalo jalur swadana gmn neh prosesnya?
ane SPK lulus thn 2005
Post a Comment